Minggu, 11 November 2018

Audisi Pemilihan Duta HIV AID 2018 provinsi Kalimantan Barat


Perjalanan saya mengikuti Duta HIV AIDS 2018 ini cukup asyik, karena ini merupakan pemilihan duta yang kedua kalinya saya ikuti setelah Duta Bahasa 2018.
Mengapa saya ingin ikuti pemilihan Duta HIV AIDS ini? karena sebagai remaja atau pemuda saya peduli dengan kesehatan , terutama HIV AIDS ini dan semakin maraknya pergaulan bebas dikalangan remaja dan pemuda membuat hati saya termotivasi untuk mengikuti duta ini dan saya ingin memberikan edukasi dan mengajakan para remaja dan pemuda untuk berhenti dengan pergaulan bebas yang dapat menyebabkan seks bebas yang menimbulkan HIV AIDS.
Apa itu HIV dan AIDS?
Human Immunodeficiency Virus, atau HIV, adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). HIV secara drastis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan penyakit, bakteri, virus, dan infeksi lainnya menyerang tubuh Anda. Tidak seperti virus lainnya, tubuh Anda tidak bisa menyingkirkan HIV sepenuhnya. Jika Anda terinfeksi HIV, Anda akan memilikinya sepanjang hidup.
AIDS adalah kondisi yang paling parah dari penyakit HIV dan ditandai dengan munculnya penyakit lain, seperti kanker dan berbagai infeksi, yang muncul seiring dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh Anda.
Seberapa umumkah HIV dan AIDS?
Menurut laporan dari WHO (World Health Organization), pada akhir 2014, ada sekitar 37 juta orang yang hidup dengan HIV dan 1,2 juta orang meninggal karena penyebab terkait AIDS. Namun, hanya 54% dari penderita yang menyadari bahwa mereka mengidap HIV/AIDS. Ini karena Anda mungkin saja mengidap HIV tanpa gejala.
Oleh karena itu, saya memberanikan diri untuk mengikuti ini, walaupun saya kurang edukasi tentang HIV AIDS tetapi saya ingin belajar lebih giat untuk mendalamai edukasi seputar HIV AIDS.
Dimulai dengan  mengikuti tes seleksi dan wawancara hari minggu 11 November 2018 di aula Husada Khatulistiwa II Dinas Kesehatan provinsi Kalimantan Barat di jalan Ahmad Sood. sebelumnya saya mempunyai pengalaman yang tidak enak dan memalukan sebelum saya hadir di aula tersebut, awalnya saya salah lokasi tempat audisi, saya fikir tes seleksi dan wawancaranya dilaksanakan di kantor dinas kesehatan kota Pontianak, dan setibanya saya dilokasi saya sempat bertanya dengan orang disekitar untuk memastikan lokasinya, dan rupanya.. sudah saya duga salah salah alamat!!!, lalu saya minta tolong sama orang yang saya tanya untuk menuntun saya untuk menuju lokasi yang benar, dan saya berterima kasih dengan orang itu.
Setibanya di lokasi tujuan, saya bertemu dengan para peserta yang mengikuti pemilihan tersebut, dan awalnya membuat saya minder karena saya yakin mereka adalah orang yang hebat dan berpengalaman. Setelah itu saya mengikuti tes tertulis yang berisi 5 essay, dan saya harus mengisi soal tersebut selama 15 menit.
Setelah selesai, kami lanjut melakukan tes wawancara secara berurutan. Perlu waktu yang cukup lama untuk menunggu antrian saya, dan disaat menunggu saya sempat belajar sedikit dan merileksasikan diri untuk bisa percaya diri dalam tes wawancara tersebut. Saat  nama dan nomor saya dipanggil, saya memasuki ruangan wawancara dan awalnya sempat grogi tapi saya harus optimis bisa percaya diri dan jangan lupa berdoa.


gambar ketika saya mengikuti tes wawancara

Tapi Alhamdulillah nya saya dapat menjawab pertanyaan dari juri dengan tenang dan rileks. dan tanggal 12 nya adalah hari menentukan pengumuman peserta yang lolos untuk menjadi finalis Duta HIV AIDS 2018 provinsi Kalimantan Barat. Mohon doa dan dukungannya untuk saya agar saya lolos menjadi finalis tersebut dan dapat mewakili kabupaten saya, yaitu kabupaten Landak.

Foto bersama peserta,juri dan panitia duta HIV AIDS 2018
Foto bersama peserta,juri dan panitia duta HIV AIDS 2018

foto bersama peserta putra dan juri Duta HIV AIDS 2018